PURWAKARTA - Suasana penuh keikhlasan dan kebersamaan terlihat di gerbang SDS Plus 2 Al-Muhajirin pada Kamis, 08 Oktober 2026. Ratusan siswa dari berbagai jenjang kelas datang dengan membawa satu kantong kecil berisi beras dari rumah masing-masing. Inilah tradisi baik yang rutin dilaksanakan di SDS Plus 2 Al-Muhajirin, yaitu Beas Kaheman.
Kegiatan Beas Kaheman merupakan tradisi luhur Sunda yang mengajarkan nilai berbagi dan kepedulian sosial. Secara filosofis, "Beas" berarti beras dan "Kaheman" berarti ketahanan atau untuk disimpan bersama. Tradisi ini mengajarkan bahwa dari sedikit yang kita sisihkan, jika dikumpulkan bersama akan menjadi banyak dan bermanfaat bagi ketahanan pangan sesama.
Sejak pukul 06.30 WIB, para guru telah bersiap di depan gerbang dengan bakul-bakul besar. Satu per satu siswa dengan wajah ceria memasukkan beras yang mereka bawa ke dalam bakul tersebut. Tidak ada paksaan mengenai jumlah, semua dilandasi keikhlasan dan didikan dari orang tua di rumah.
Kepala SDS Plus 2 Al-Muhajirin menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mengumpulkan beras. Lebih dari itu, Beas Kaheman adalah media pembelajaran karakter yang sangat efektif.
"Melalui Beas Kaheman, kami ingin anak-anak belajar tiga hal utama. Pertama, belajar bersyukur atas rezeki yang Allah berikan. Kedua, belajar empati dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan. Ketiga, belajar gotong royong, bahwa hal kecil jika dilakukan bersama akan menjadi besar manfaatnya," ujarnya.Β
Dengan membawa beras dari rumah, siswa secara tidak langsung juga belajar menghargai pemberian dan didikan dari orang tua.Beras yang telah terkumpul nantinya akan dikelola oleh pihak sekolah dan disalurkan kepada warga sekitar, kaum dhuafa, serta pihak yang membutuhkan di lingkungan sekitar sekolah. Hal ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi.Β
Mereka bangga bisa menjadi bagian dari gerakan berbagi ini. Bagi mereka, ini adalah pengalaman berharga bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, tetapi bisa dimulai dari segenggam beras.Dengan terlaksananya kegiatan Beas Kaheman ini, diharapkan karakter Sholeh, Cerdas, dan Berintegritas semakin tertanam kuat dalam diri setiap siswa SDS Plus 2 Al-Muhajirin. Sekolah berharap tradisi baik ini terus lestari dan menjadi budaya positif yang membentuk generasi yang beriman dan peduli lingkungan.