PURWAKARTA - SD Plus 2 Al-Muhajirin Purwakarta kembali menggelar Kegiatan Kaulinan Tradisional sebagai upaya pelestarian budaya. Pada Rabu, 23 September 2026, kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah ini menampilkan permainan tradisional Egrang.
Permainan egrang merupakan permainan yang menggunakan dua batang bambu panjang dengan pijakan kaki. Pemain dituntut untuk memiliki keberanian, fokus, dan keseimbangan yang baik untuk dapat berjalan dan melangkah.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan pendampingan penuh dari dewan guru untuk memastikan keamanan.
Kepala SD Plus 2 Al-Muhajirin menyampaikan bahwa egrang bukan hanya permainan, tetapi sarana edukasi karakter. "Anak-anak belajar berani mencoba, tidak mudah menyerah, dan fokus. Ini adalah nilai-nilai penting yang ingin kami tanamkan selain pelestarian budaya Sunda itu sendiri," ujarnya.
Terlihat dalam dokumentasi, seorang peserta didik dengan baju merah sedang mencoba egrang merah dengan dibantu dua orang guru. Peserta didik lain duduk melingkar menyaksikan dengan antusias dan memberikan semangat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi yang Sholeh, Cerdas, Berintegritas dan cinta budaya lokal.