Purwakarta - Kamis, 1 Oktober 2026, santri SDS Plus 2 Al-Muhajirin kembali melaksanakan rutinitas Beas Kaheman yang dilaksanakan seminggu sekali sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Beas Kaheman merupakan tradisi Sunda berupa kegiatan menyisihkan sebagian beras untuk dikumpulkan dan disedekahkan. Kegiatan ini menjadi pembiasaan untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial, empati, dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.
Pada pelaksanaannya, para santri membawa beras dari rumah masing-masing untuk dikumpulkan di sekolah. Beras yang telah terkumpul kemudian disalurkan secara langsung oleh santri kepada masyarakat sekitar sekolah yang membutuhkan.
Melalui rutinitas ini, santri diajak untuk menghargai setiap butir nasi dan memahami bahwa di balik sepiring nasi terdapat kerja keras dan karunia yang harus disyukuri, sekaligus belajar untuk berbagi dengan sesama.
Diharapkan dengan pembiasaan yang dilakukan secara rutin ini, karakter peduli dan gemar bersedekah dapat tertanam kuat pada diri santri SDS Plus 2 Al-Muhajirin.